
Kategori: Baterai PLTS
Baterai PLTS adalah komponen penyimpanan energi utama dalam sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), berfungsi menyimpan energi yang dihasilkan panel surya di siang hari untuk digunakan saat malam hari, cuaca mendung, maupun saat terjadi pemadaman listrik. Tanpa baterai yang tepat, energi yang dihasilkan panel surya tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal, terutama untuk sistem off-grid dan hybrid yang mengandalkan penyimpanan energi mandiri.
Kami menyediakan berbagai jenis baterai berkualitas untuk kebutuhan PLTS Anda, mulai dari baterai Lithium LiFePO4 yang punya siklus hidup panjang dan bebas perawatan, hingga baterai VRLA/GEL dan Deep Cycle AGM yang lebih ekonomis namun tetap andal. Setiap baterai dipilih berdasarkan kapasitas (Ah), voltase, dan tipe teknologi yang sesuai dengan skala instalasi — baik untuk rumah tangga, usaha kecil, maupun proyek PLTS skala besar.
Pilihan Baterai PLTS
Bandingkan Pilihan Baterai
| Produk | Teknologi | Tegangan | Kapasitas | Harga |
|---|---|---|---|---|
| Baterai Deep Cycle AGM 12V 150Ah | AGM | 12V | 150Ah | Rp2.800.000 |
| Baterai Lithium LiFePO4 12V 100Ah | Lithium LiFePO4 | 12V | 100Ah | Rp3.500.000 |
| Baterai Lithium LiFePO4 12V 200Ah | Lithium LiFePO4 | 12V | 200Ah | Rp7.000.000 |
| Baterai VRLA/GEL 12V 100Ah | VRLA/GEL | 12V | 100Ah | Rp1.800.000 |
Cara Memilih Baterai yang Tepat
-
01
Hitung kebutuhan energi
Catat daya perangkat dan lama pemakaiannya untuk memperkirakan kebutuhan energi yang harus disimpan.
-
02
Sesuaikan tegangan sistem
Pastikan tegangan bank baterai sesuai dengan kebutuhan sistem PLTS, seperti 12V, 24V, atau 48V.
-
03
Cek kompatibilitas inverter
Periksa dukungan jenis baterai, pengaturan pengisian, dan komunikasi BMS jika diperlukan oleh inverter.
Masih Bingung Memilih Baterai PLTS?
Konsultasikan kebutuhan perangkat dan lama pemakaian dengan tim kami untuk menentukan baterai yang sesuai.
Pertanyaan Seputar Baterai PLTS
Bagaimana menentukan kapasitas baterai PLTS?
Mulailah dengan menghitung daya setiap perangkat dikalikan lama pemakaiannya, lalu jumlahkan kebutuhan energinya dalam Wh. Kapasitas baterai kemudian disesuaikan dengan tegangan sistem, batas pengosongan yang diizinkan, rugi-rugi sistem, dan kebutuhan cadangan energi. Nilai Ah saja belum cukup untuk membandingkan baterai dengan tegangan berbeda.
Apakah baterai cocok untuk inverter saya?
Kecocokan perlu diperiksa dari spesifikasi baterai dan inverter, termasuk rentang tegangan, dukungan jenis baterai, serta batas arus pengisian dan pengosongan. Untuk baterai lithium, periksa juga kebutuhan komunikasi BMS. Kirim merek dan model inverter kepada tim kami untuk membantu pengecekan sebelum membeli.
Apakah harga baterai sudah termasuk pemasangan?
Konfirmasikan cakupan harga pada produk yang dipilih sebelum memesan. Biaya pemasangan, kabel, proteksi, pengiriman, dan pengaturan sistem perlu diperjelas dalam penawaran karena kebutuhannya dapat berbeda pada setiap instalasi.
Apa perbedaan baterai Lithium LiFePO4, AGM, dan GEL?
LiFePO4 menggunakan teknologi lithium, sedangkan AGM dan GEL merupakan jenis baterai timbal-asam VRLA. Ketiganya memiliki karakteristik pengisian, batas pengosongan, bobot, serta umur siklus yang berbeda. Bandingkan datasheet setiap model dan sesuaikan dengan pola penggunaan serta kompatibilitas perangkat pengisian.
Bagaimana mengetahui ketentuan garansi baterai?
Mintalah informasi durasi garansi, cakupan kerusakan, pengecualian, dan prosedur klaim untuk model yang dipilih. Ketentuan dapat berbeda antarproduk, sehingga perlu dipastikan sebelum transaksi. Simpan bukti pembelian dan identitas produk untuk keperluan klaim.



